Konverter notasi ilmiah dan teknik
Masukkan angka dalam bentuk biasa atau berpangkat 10, lalu tentukan jumlah angka penting jika diperlukan.
Hasil
1,23 × 10⁻⁴Notasi ilmiah
- Notasi E (kalkulator, spreadsheet)
- 1.23e-4
- Notasi teknik (eksponen kelipatan 3)
- 123 × 10⁻⁶
- Bentuk desimal
- 0,000123
- Angka penting
- 3
- Eksponen (orde besaran)
- -4
Masukan
- Angka
- 0.000123
- Angka penting
- 0
Cara menghitung
Geser tanda desimal agar hanya ada satu digit bukan nol di depannya: 1 ≤ |a| < 10.
Hasil
Notasi ilmiah
- Notasi E (kalkulator, spreadsheet)
- 1.23e-4
- Notasi teknik (eksponen kelipatan 3)
- 123 × 10⁻⁶
- Bentuk desimal
- 0,000123
Cara menghitung
- Geser tanda desimal agar hanya ada satu digit bukan nol di depannya: 1 ≤ |a| < 10.
- Eksponen menunjukkan jumlah pergeseran; nilai negatif berarti koma bergerak ke kanan.
- Dalam notasi teknik, eksponen selalu kelipatan 3.
- Jika jumlah angka penting ditentukan, angka dibulatkan ke nilai terdekat.
Contoh
0,000123 = 1,23 × 10⁻⁴ (notasi E: 1.23e-4; teknik: 123 × 10⁻⁶), 3 angka penting.
Perlu diketahui
- Konversi memakai digit yang dimasukkan secara tepat.
- Bentuk desimal tidak ditampilkan jika eksponen melampaui ±100.
- Jangan gunakan koma sebagai pemisah ribuan; satu koma dibaca sebagai tanda desimal.
Kapan digunakan
- Ubah angka yang sangat besar atau kecil ke bentuk yang mudah dibaca.
- Bandingkan notasi ilmiah, E, dan teknik untuk perhitungan sains.
Pertanyaan umum
Apa itu notasi ilmiah?
Notasi ilmiah menulis angka sebagai a × 10ⁿ, dengan satu digit bukan nol sebelum tanda desimal dan eksponen n.
Apa bedanya notasi ilmiah dan notasi teknik?
Notasi teknik menggunakan eksponen kelipatan 3, sedangkan notasi ilmiah biasanya menempatkan koefisien antara 1 dan 10.
Bagaimana angka penting memengaruhi hasil?
Jika Anda menetapkan jumlah angka penting, koefisien dibulatkan ke jumlah digit tersebut. Masukkan 0 untuk mempertahankan semua digit yang diketik.