Kalkulator deposito berjangka
Simpan dana selama beberapa bulan dengan suku bunga tetap. Lihat perkiraan hasil saat jatuh tempo, baik bunga dikapitalisasi maupun dibayarkan di akhir.
Hasil
10.538,22Jumlah saat jatuh tempo
- Bunga yang diperoleh
- 538,22
- Imbal hasil efektif per tahun
- 3,56%
Masukan
- Jumlah yang disimpan
- 10000
- Suku bunga per tahun
- 3,5
- Jangka waktu
- 18
- Frekuensi bunga majemuk
- Bulanan
Cara menghitung
t = bulan ÷ 12. Tanpa bunga majemuk: akhir = simpanan × (1 + suku bunga × t).
Hasil
Jumlah saat jatuh tempo
- Bunga yang diperoleh
- 538,22
- Imbal hasil efektif per tahun
- 3,56%
Cara menghitung
- t = bulan ÷ 12. Tanpa bunga majemuk: akhir = simpanan × (1 + suku bunga × t).
- Bunga majemuk k kali setahun: akhir = simpanan × (1 + suku bunga ÷ k)^(k × t).
- Imbal hasil efektif = (akhir ÷ simpanan)^(1 ÷ t) − 1.
Contoh
10.000 disimpan selama 18 bulan dengan bunga 3,5% yang dikapitalisasi bulanan: 10.538,22 saat jatuh tempo, yaitu bunga 538,22 dan imbal hasil efektif tahunan 3,56%.
Perlu diketahui
- Diasumsikan dana disimpan sampai jatuh tempo; penalti pencairan dini tidak dihitung.
- Sertifikat deposito AS (CD) memakai perhitungan serupa.
- Hasil sebelum pajak.
Kapan digunakan
- Bandingkan deposito berjangka dengan memasukkan suku bunga dan frekuensi kapitalisasi yang ditawarkan bank.
Pertanyaan umum
Apa yang dihitung kalkulator deposito ini?
Kalkulator memperkirakan saldo saat jatuh tempo dan bunga dari simpanan dengan suku bunga tetap.
Mengapa frekuensi kapitalisasi perlu dipilih?
Frekuensi menentukan seberapa sering bunga ditambahkan ke pokok dan dapat sedikit mengubah saldo akhir.
Apakah pajak dan penalti pencairan dini sudah termasuk?
Tidak. Hasil sebelum pajak dan mengasumsikan deposito disimpan sampai jatuh tempo.